Gersang Di Tanah Sendiri
GERSANG DI TANAH SENDIRI
Tikus mati dilumbung padi
Menyongsong sebuah gagasan hanyalah dianggap ilusi
Menanti panggilan sekedar mengharap sesuatu yang tak pasti
Dan jadilah ini
Mengukir asa tak ditanah pribadi
Berkelana dengan waktu
Yang telah dianggap buta oleh mereka yang tertipu
Berdiam diri tiada mampu
hanya sekedar mematung dan membisu
Ditemani secangkir kopi
Berlandaskan gagasan materi yang tak kunjung setuju
Menahan langkah hanya sekedar menunggu waktu
Kapan di hadirkan kesuatu acara tertentu
Waktu terus berlalu
Secarik kertas telah berdebu
Meyisakan ampas kopi yang diminum kala itu
Tidak tergetak walau hanya berseru
Kembali duduk dan menuangkan secangkir kopi yang baru
Dilahirkan disebuah khasanah yang baru
Dibesarkan tanpa mengetahui apa yang sedang menjadi isu
Menutur sebuah ucapan dan dikataakan sebagai halu
Dan jadilah ini
Berjuang di tanah yang tak menentu
Walaupun anganmu tidak menjadi prioritasnya
Gagasanmu tidak disentuh oleh jemarinya
Usahamu tidak dilihat oleh matanya
Tetaplah berdiri walau digertak sana sini
Mencoba berjalan walau hanya sesenti
Mencoba berbicara walau mulut penuh dengan jeruji mencoba melawan walau senapan mengarah kesini
Dari pada engkau mati ditanah sendiri
Lebih baik tersiksan membela kebenaran yang abadi
Jangan berkecil hati
Walau tanah tetangga lebih membuka isi persepsi
Berdiam diri itu bukan sebuah pilihan
Tetaplah berkarya walau hanya sekedar khayalan
Komentar
Posting Komentar