Postingan

HARI AKHIR

Gambar
 Oleh : Fauzun Maulana Masam kembali dating Usiamu akan bisa terpengaruh Haruskah aku ikut pergi juga? Atau aku Tetap teguh berdiri Manakala hutan tak bersahabat lagi Memang semestinya aku harus ikut pergi Mungkin akan sangat sedih Dimana kutinggalakan seisi dunia ini Tuk datangi balasan karantina seluruh umat manusia Baca Juga :  Puisi  Sebuah Asa Yangkuinginkan memang pergi Dengan penuh rasa was was Menyiapkan diri dengan segala keadaan yang ada Ulah kita Takan bisa kita benahi Hanya menunggu Sebagai ganti rugi   Banyak golongan menatap tak tahu Ia harus apa, ia dimana, dan ia sedang apa Rasa gelisah bercampur ketakutan Seketika menerpa relung hati Keluar menjalar menghantui semuanya Hanya bisa menatap dan menunggu Tak ada lagi persiapan Kita ini sudah terlambat Dan tinggalah menanti panggilan

Sebuah Asa

Goresan tinta : Fauzun Maulana Angin syahdu malam hari Yang ditemani remang-remang cahya rembulan Kini ia tak lagi menerpa Delima itu tak lagi berubah Rindangnya pepohonan dan semak belukar Tergantikan bongkahan baja Yang menjalar jauh kesana   Perlahan memang Semua berjalan dengan pasti Api pun padam Selagi menanti sesuatu yang amat berarti Nobel pernghargaan semakin marak Ganasnya ritme persaingan Enahkan sebuah tekad tujuan Seperti anak panah Yang kala itu melayang lurus Tak usik ada masalah Sekalipun sebongkah batu berdiri menghadapnya Terus melaju tanpa hirauan

Realitaku Tak Semudah Ekspetasi

Mentari menyingsing di ufuk timur Menerpa embun pagi yang menyelimuti malam kelabu Burung burung berkicau menyapa pagi nan cerah Dedauan melambai menyapa kerumunan Alam nan indah terpampang meyambut hariku Alangkah indahnya . . . Andai kehidupanku secerah hari ini Bercerita dengan sendu tentang peristiwa Melantunkan nada tentang kebersamaan Bercengkrama dengan suka ria Berbalas sapa dari kawan lama Melodi kehidupan ku Nyatanya . . . Jauh dari kata sempurna Sibuk dengan urusan yang selalu menerpa Berbaik sangka dibalas dengan tuba Oh sungguh ironis Aku tak tahu Bagaimana harus menyikapi Masalah datang tanpa henti Ku kira hidupku akan baik seiring dengan hati Tapi itu hanya sebuah ekspetasi Melangkah dengan pasti Dipatahkan semangat oleh orang sendiri Aku harus bagaimana ? Berharap datang seorang yang berbaik hati Membantuku tulus tanpa meminta kompensasi Tapi itu hanya mimpi Dan itu hanya omong yang tak berisi Keyakinan harus dip...

PERBEDAAN KOPERASI DI INGGRIS DAN KOPERASI DIJERMAN

              PerbedaanKoperasi di Negara JermandanInggris : Inggris 1.     koperasi di Inggris dibentuk k arena pada saat revolusi industri sistem ekonomi yang dipakai adalah kapitalisme yang hanya menguntungkan untuk para pemilik modal. 2.     Koperasi di inggris   ini awalnya bergerak di bidang koperasi konsumsi . 3.     S emua orang dapat menggunakan layanan mereka dan bersedia menerima tanggung jawab keanggotaan, tanpa diskriminasi gender, sosial, ras, politik atau agama . Artinya pinjaman dapat dilakukan oleh selain anggota koperasi. 4.     Koperasi dinggris melakukan pendidikan terhadap anggota secara berkesinambungan. 5.     Pemngembalian keuntungan sesuai dengan jasanya pada koperasi. 6.     Pengurus secara tidak langsung dibayar sesuai dengan jasanya kepada koperasi dengan SHU atau keuntungan. 7.     Kean...

Gersang Di Tanah Sendiri

GERSANG DI TANAH SENDIRI Tikus mati dilumbung padi Menyongsong sebuah gagasan hanyalah dianggap ilusi Menanti panggilan sekedar mengharap sesuatu yang tak pasti Dan jadilah ini  Mengukir asa tak ditanah pribadi Berkelana dengan waktu  Yang telah dianggap buta oleh mereka yang tertipu Berdiam diri tiada mampu  hanya sekedar mematung dan membisu  Ditemani secangkir kopi  Berlandaskan gagasan materi yang tak kunjung setuju Menahan langkah hanya sekedar menunggu waktu Kapan di hadirkan kesuatu acara tertentu Waktu terus berlalu  Secarik kertas telah berdebu  Meyisakan ampas kopi yang diminum kala itu Tidak tergetak walau hanya berseru Kembali duduk dan menuangkan secangkir kopi yang baru Dilahirkan disebuah khasanah yang baru Dibesarkan tanpa mengetahui apa yang sedang menjadi isu Menutur sebuah ucapan dan dikataakan sebagai halu  Dan jadilah ini Berjuang di tanah yang tak menentu Walaupun anganmu tidak menjadi prioritasnya  Gagasanmu tidak disen...

Puisi Motifasi

Hasilmu Pasti Akan Datang Berjalan menyisiri tanah mengitari debu yang berterbangan  Melangkahkan kaki dan tak tahu arah kemana Memandang langit ditaburi awan dengan mentari yang memancarkan cahyanya Menggapai pepohonan yang tersipu dengan angin serta menggugurkan daunya  Duduk manis sambil memandang jernihnya air sungai  Berlalu lalang sepasang capung yang akhirnya hinggap di dahan Melempar kail pancing mengharap ikan walau tiada umpan Kembali berjalan dan pulang tiada angan  Jika hidupmu berjalan tanpa ada keinginan  Bagaimana hasilmu akan kau dapatkan  Jika hidupmu berhasil karena gagasan  Siapa diri kuatakan tekad dan berikanlah pembuktian Memiliki keinginan besar adalah harapan setiap insan  Tapi apa jadinya jika itu tidak ada usahanya  Walau hanya mampu membawa senjata dimedan pertwmpuran  Maka bawalah  Dari pada menahan malu duduk manis dan tidak ada pengorbanan Jikalau hanya mampu merangkai kata diatas sebuah kertas maka lak...

Hanya Halusinasi

Haluku semakin menderu malam itu Tatkala halusinasi menyelubungi pikiran kecilku Disetiap saat dan waktu  Namamu teringat dibenaku Tapi.... Itu Bukan sekedar namamu Ada Wajahmu, ada tawamu, dan ada candamu Haluku perihal itu Mengalir disetiap denyut nadiku Metamorfosisku menjadi sebagian dr dirimu Kini aku.....  Aku sedikit sadar Bahwa kau.......  Kau itu hanya angan-angan ku Yang selau kurindukan hanya dalam halusinasiku Sungguh... Memang menyakitkan  Sangat sangat menyakitkan Hadirmu yang selalu dinanti  Dan kini hanya sebatas halusinasi