Realitaku Tak Semudah Ekspetasi

Mentari menyingsing di ufuk timur

Menerpa embun pagi yang menyelimuti malam kelabu

Burung burung berkicau menyapa pagi nan cerah

Dedauan melambai menyapa kerumunan

Alam nan indah terpampang meyambut hariku

Alangkah indahnya . . .

Andai kehidupanku secerah hari ini

Bercerita dengan sendu tentang peristiwa

Melantunkan nada tentang kebersamaan

Bercengkrama dengan suka ria

Berbalas sapa dari kawan lama

Melodi kehidupan ku

Nyatanya . . .

Jauh dari kata sempurna

Sibuk dengan urusan yang selalu menerpa

Berbaik sangka dibalas dengan tuba

Oh sungguh ironis

Aku tak tahu

Bagaimana harus menyikapi

Masalah datang tanpa henti

Ku kira hidupku akan baik seiring dengan hati

Tapi itu hanya sebuah ekspetasi

Melangkah dengan pasti

Dipatahkan semangat oleh orang sendiri

Aku harus bagaimana ?

Berharap datang seorang yang berbaik hati

Membantuku tulus tanpa meminta kompensasi

Tapi itu hanya mimpi

Dan itu hanya omong yang tak berisi

Keyakinan harus dipegang

Konsisten harus mengiringi

Menerpa halangan dengan sejuta mimpi

Tuk membungkam lisan

Yang menjadi pematah cita cita ini

Komentar